CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
- Satuan Pendidikan : SMP/MTs
- Kelas/Semester : VII/1
- Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
- Topik : Greeting and Introduction
- Pertemuan Ke- : 1
- Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
A. Kompetensi Dasar
2.1 Menunjukkan perilaku jujur dan percaya diri dalam
berkomunikasi dengan lingkungan sosial sekitar rumah dan sekolah
3.1. Mengenal berbagai cara berbeda dalam membuka
percakapan (menyapa, memperkenalkan diri, menginisiasi topik percakapan)
1.1 Membuka dan menutup percakapan interpersonal dengan ungkapan bervariasi melalui kegiatan menyimak dan berbicara
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
- Menunjukkan motivasi untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris.
- Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk menyapa dalam bahasa Inggris(Greeting)
- Melakukan tindak tutur menyapa dalam bahasa Inggris dengan percaya diri
- Mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris (Introduction)
- Melakukan tindak tutur memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris
- Melakukan percakapan interpersonal dengan menggunakan ungkapan sapaan melalui kegiatan terintegrasi menyimak dan berbicara bahasa Inggris.
- Melakukan percakapan interpersonal dengan menggunakan ungkapan perkenalan diri melalui kegiatan terintegrasi menyimak-berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri.
C. Tujuan Pembelajaran
- Melalui contoh, peserta didik dapat menggunakan ungkapan sapaan ke dalam praktik berbicara bahasa Inggris.
- Melalui contoh, peserta didik dapat menggunakan ungkapan perkenalan diri ke dalam praktik berbicara bahasa Inggris.
D. Materi Pembelajaran
- Ungkapan sapaan:Hello/Hi, How are you?, How’s life?, Good morning/afternoon/evening/night. Nice to meet you.
- Ungkapan perkenalan diri: my name is _____, you can call me ____,
- Kosakata yang berhubungan dengan aktivitas sapaan dan perkenalan diri: thank you, I am fine, thanks, nice to meet you too.
E. Model/Metode Pembelajaran
- Pendekatan: scientific
- Strategi: observe – practice.
- Metode: Inquiry/Experiencial learning.
- Guru masuk ke kelas dan langsung menyapa menggunakan bahasa Inggris agar English Environment dapat langsung tercipta di pertemuan pertama.
- Guru dapat menggunakan kaliamat “Good morning, students”.
- Pastikan peserta didik merespon dengan menjawab kembali “Good morning, Teacher/ Sir/Mam”.
- Jika peserta didik belum merespon, jangan dulu melanjutkan pelajaran.
- Jika memungkinkan, guru dapat bertanya ke beberapa anak secara individual untuk memastikan bahwa peserta didik dapat merespon perkataan guru.
Observing
Waktu: 30 Menit
- Guru menjelaskan bahan ungkapan yang dapat disampaikan ketika menanyakan kabar tentang seseorang adalah “How are you?”
- Saat ini pertanyaan “How are you?” terbiasa dijawab dengan kata-kata “I’m fine, thank you." "What about you?", "What about yourself?", atau "And yourself?"
- Oleh karena itu, diperkenalkan bahwa pertanyaan “How are you?” dapat dijawab dengan “I’m feeling great.”
Communicating
Waktu: 15 Menit
- Peserta didik mengulang-ulang pengucapan “How are you?” hingga pengucapannya benar.
- Peserta didik berlatih melakukan percakapan bersama rekan sebangkunya.
- Guru
dapat menjelaskan mengenai penggunaan kalimat-kalaimat yang dapat
digunakan ketika bertemu
dengan orang lain. “How are
you?”
“I’m fine, thank you. And you?”
“I’m fine too. Thank you.”
- Kalimat-kalimat tersebut merupakan kalimat dasar yang dapat digunakan ketika menyapa seseorang.
- Kata “Sir”, yang menandakan kita berbicara kepada seorang pria yang lebih dewasa, dalam hal ini guru laki-laki.
- Untuk
guru laki-laki, selain kata “Sir”, kita pun dapat menggunakan kata “Mister”
yang diikuti nama keluarga,
misalnya Mr. Suparlan untuk Agus Suparlan.
- Sedangkan
untuk guru perempuan, kita dapat menggunakan kata “Mam”, atau
“Ms”.
- Dalam
penggunakan kata sapaan untuk guru perempuan, kita dapat memberikan
sedikit penjelasan bahwa
untuk panggilan kepada perempuan yang masih single atau belum menikah,
biasa kita sebut dengan panggilan “Miss”. Sedangkan
- untuk wanita yang telah menikah kita dapat memanggilnya dengan kata “Mrs”. Sedangkan untuk wanita yang masih belum diketahui status pernikahannya, kita dapat menggunakan kata sapaan “Ms”.
- Di beberapa daerah yang sudah terbiasa dengan “Bapak” maupun “Ibu”, ungkapan-ungkapan ini tidak salah tentunya. Penggunaan kata “Mister” maupun “Miss” digunakan dalam usaha untuk memunculkan English environment. Namun secara umum, panggilan yang digunakan untuk menyapa guru adalah "Mister" atau "Miss".
Experimenting
Waktu: 15 Menit
- Guru mengenalkan ragam ungkapan-ungkapan salam baik dalam situasi formal maupun situasi informal.
- Dalam bagian ini, guru menjelaskan bahwa pertanyaan “How are you?” tidak harus selalu dijawab dengan “I’m fine”.
- Sebagian pendapat mengatakan bahwa jawaban “I’m fine” merupakan salah satu bentuk motivasi diri untuk selalu merasa sehat dan menularkan semangat yang ada ke setiap orang, walaupun mungkin kondisinya sedang tidak terlalu baik.
- Percakapan
pertama bercerita tentang
kondisi anak yang merasa sakit kepala (headache).
- Percakapan kedua bercerita tentang kondisi anak yang merasa flu.
- Beberapa jenis penyakit umum yang dapat diperkenalkan di antaranya: stomachache, toothache, backache, flu/cold, cough
Waktu: 10 Menit
- Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran pada pertemuan ini, siswa ditanya bagaimana perasaannya (REFLEKSI)
- Guru memberikan pertanyaan untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami topik tentang “Greeting and Introduction”
- Siswa diminta membuat kesimpulan pembelajaran pada pertemuan ini
- Siswa diberi tugas kelompok untuk pembelajaran minggu depan untuk penilaian projek
G. Sumber/Media Pembelajaran
- Sumber: Buku Paket Siswa
- Media: Audio/video, White board, board marker
Penilaian
1. Penilaian dari aspek pengetahuan (knowledge)
a. Kosa Kata (vocabulary
- Skor 5: Hampir Sempurna
- Skor 4: Ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
- Skor 3: Ada kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 2: Banyak kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 1: Terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami
b. Kelancaran (fluency)
- Skor 5: Sangat lancar
- Skor 4: Lancar
- Skor 3: Cukup lancar
- Skor 2: Kurang lancar
- Skor 1: Tidak lancar
c. Ketelitian (accuracy)
- Skor 5: Sangat teliti
- Skor 4: Teliti
- Skor 3: Cukup teliti
- Skor 2: Kurang teliti
- Skor 1: Tidak teliti
d. Pengucapan (pronounciation)
- Skor 5: Hampir sempurna
- Skor 4: Ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
- Skor 3: Ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 2: Banyak kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 1: Terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami
e. Intononasi (intonation)
- Skor 5: Hampir sempurna
- Skor 4: Ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
- Skor 3: Ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 2: Banyak kesalahan dan mengganggu makna
- Skor 1: Terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami
f. Pemahaman (understanding)
- Skor 5: Sangat memahami
- Skor 4: Memahami
- Skor 3: Cukup memahami
- Skor 2: Kurang memahami
- Skor 1: Tidak memahami
g. Pilihan kata (diction)
- Skor 5: Sangat variatif dan tepat
- Skor 4: Variatif dan tepat
- Skor 3: Cukup variatif dan tepat
- Skor 2: Kurang variatif dan tepat
- Skor 1: Tidak variatif dan tepat
2. Penilaian dari segi sikap (attitude)
a. Rasa hormat (respect)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak hormat
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak hormat
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap hormat
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak hormat
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak hormat
b. Jujur (honest)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak jujur
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak jujur
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap jujur
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak jujur
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak jujur
c. Peduli (care)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak peduli
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak peduli
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap peduli
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak peduli
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak peduli
d. Berani (brave)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak berani
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak berani
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap berani
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak berani
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak berani
e. Percaya diri (confidence)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap percaya diri
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak percaya diri
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap percaya diri
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak percaya diri
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak percaya diri
f. Berkomunikasi (komunication)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak komunikatif
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak komunikatif
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap komunikatif
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak komunikatif
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak komunikatif
g. Peduli sosial (social awareness)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak peduli sosial
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak peduli sosial
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap peduli sosial
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak peduli sosial
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak peduli sosial
h. Ingin tahu (curiosity)
- Skor 5: Tidak pernah menunjukan sikap tidak ingin tahu
- Skor 4: Pernah kali menunjukan sikap tidak ingin tahu
- Skor 3: Beberapa kali menunjukan sikap ingin tahu
- Skor 2: Sering menunjukan sikap tidak ingin tahu
- Skor 1: Sangat sering menunjukan tidak ingin tahu
3. Penilaian dari segi tingkah laku (action)
a. Kerja sama (team work)
- Skor 5: Selalu bekerja sama
- Skor 4: Sering bekerjasama)
- Skor 3: Beberapa kali melakukan kerja sama
- Skor 2: Pernah bekerja sama
- Skor 1: Tidak pernah bekerja sama
b. Melakukan tindakan komunikasi yang tepat
(communicative action)
- Skor 5: Selalu melakukan kegiatan komunikasi yang tepat
- Skor 4: Sering melakukan kegiatan komunikasi yang tepat
- Skor 3: Beberapa kali melakukan kegiatan komunikasi yang tepat
- Skor 2: Pernah melakukan komunikasi yang tepat
- Skor 1: Tidak pernah melakukan kegiatan komunikasi yang tepat
Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Smp – Bahasa Inggris. Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaan Dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. 2013
Demikian pembahasan tentang Contoh RPP Bahasa Inggris untuk Implementasi Kurikulum 2013. Semoga dapat menambah pemahamannya tentang Kurikulum 2013,. Kritik dan saran melalui kolom komentar dibawah. Save dan share artikel ini untuk berbagi pengetahuan dengan klik ikon dibawah ini.

Social Media