Self-Concept (konsep diri) merupakan pendapat seseorang terhadap dirinya sendiri atau pemahaman terhadap dirinya sendiri, baik menyangkut mental maupun fisik. Self-concept juga artikan konsep seseorang tentang dirinya sendiri dengan sebuah deskripsi yang menyeluruh, mendalam yang bisa diberikannya seoptimal mungkin. Dalam kontek pendidikan dapat diartikan self-copcept merupakan pandangan seorang pendidik terhadap diri mereka sebagai pendidik baik secara dalam aspek fisik maupun psikologis. Terdapat beberapa komponen atau konsep diri yang akan membentuk kepribadian seorang guru, diantaranya yaitu self-ideal, self-image, self-awarenees, dan self esteem.
1. Self-Ideal
Self-ideal merupakan semua harapan, impian, visi, dan idaman-idaman seorang guru. Seorang guru harus punya harapan menjadi guru ideal. Ideal diri dapat memotivasi untuk meningkatkan diri dan mencapai tujuan hidup. Maka tulis harapan tersebut dan wujudkan satu per satu. Misalnya seorang guru ingin menjadi guru idola, ingin menulis, atau ingin menjadi guru inspiratif, dan lain sebagainya.
2. Self-Image
Self-image (cermin diri) adalah bagaimana guru melihat diri dan menilai diri sendiri. Self image disebut juga citra diri merupakan gambaran individu tentang dirinya sendiri baik secara fisik maupun psikologis. komponen ini mencakup persepsi atau tanggapan baik masa lalu maupun masa sekarang. Baik bentuk dan ukuran tubuh maupun kemampuan pada diri sendiri. Maka jadilah sutradara diri sendiri dalam menjalankan kehidupan. Membangun kepercayaan diri dengan baik dengan visualisasi. Memulai dengan sesuatu yang mampu untuk dilakukan. Bagaimana menyapa teman sejawat, menyapa siswa, memotivasi siswa, dan lain sebagainya. Kontrol otak anda, seperti teman lain mengejek pekerjaan kita, maka jadikan itu sebagai cambuk, meyakini diri kita mampu dan berpikir positif.
3. Self-Esteem
Self-esteem atau harga diri merupakan evaluasi individu terhadap dirinya sendiri baik secara positif maupun negatif. Harga diri yang positif dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memotivasi diri untuk mencapai tujuan. Self-esteem dapat berupa seberapa besar seorang guru menyukai dirinya sendiri. Dengan penanaman konsep diri, akan memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap kepribadian guru tersebut.
4. Self-Awareness
Self-awareness atau kesadaran diri merupakan kemampuan individu untuk memahami dan mengenali dirinya sendiri, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Kesadaran diri yang baik pada diri guru dapat membantu individu guru yang baik mengambil keputusan yang tepat dan memperbaiki diri dalam melakukan tugas sebagai pendidik.
Sumber:
- Hanik Mardhiyatin dan Prof. Richardus Eko Indrajit. Metomorfosis Dunia Pendidikan Masa Kini. 2021. Yogyajarta: Penerbit Andi
- Bambang Supratomo, dkk. Hubungan Interpersonal. 2023. Purbalingga: CV Eureka Media Aksara
Demikian pembahasan tentang Self-Concept Pembentukan Kepribadian Seorang Guru . Semoga dapat menambah pemahamannya tentang Profesi Keguruan,. Kritik dan saran melalui kolom komentar dibawah. Save dan share artikel ini untuk berbagi pengetahuan dengan klik ikon dibawah ini.

Social Media