Langkah-Langkah:
- Sampaikan kepada siswa/mahasiswa topik atau materi yang akan dipelajari dalam pertemuan ini,
- Beri kesempatan beberapa menit kepada siswa/mahasiswa untuk mengingat-ingat pengalaman mereka yang tidak terlupakan, berkaitan dengan materi yang ada,
- Tanyakan pengalaman apa yang menurut mereka tidak terlupakan,
- Sampaikan perkuliahan dengan mengkaitkan pengalaman-pengalaman siswa/mahasiswa dengan materi yang akan anda sampaikan.
Strategi digunakan dengan maksimal pada mata kuliah yang bersifat praktis, seperti pada mata kuliah Metodologi Pengajaran di jurusan-jurusan keguruan. Sebagai contoh adalah mata kuliah Metodologi Pengajaran dengan topik Kelemahan Metode Ceramah. Disini guru/dosen dapat bertanya kepada siswa/mahasiswa;
Dari pengalaman anda belajar semenjak dari Sekolah Dasar sampai sekarang, apa yang anda rasakan jika seorang dosen/guru menyampaikan materi pelajaran/perkuliahan dengan ceramah?
Dari jawaban jawaban yang muncul guru/dosen bisa memulai perkuliahan dengan mengaitkan pengalaman-pengalaman siswa/mahasiswa dengan topik yang diajarkan.
Sumber: Strategi Pembelajaran Aktif, Hisyam Zaini dkk, CTSD, 2007
Demikian pembahasan tentang Strategi Pembelajaran Critical Incident. Semoga dapat menambah pemahamannya tentang Strategi Pembelajaran,. Kritik dan saran melalui kolom komentar dibawah. Save dan share artikel ini untuk berbagi pengetahuan dengan klik ikon dibawah ini.
Social Media